MPLS sekolah adalah singkatan dari Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah, yaitu kegiatan yang dilakukan oleh sekolah untuk mengenalkan lingkungan sekolah kepada siswa baru. Tujuan dari MPLS sekolah adalah untuk membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah, baik secara akademik maupun sosial.
MPLS sekolah berbeda dengan Masa Orientasi Sekolah (MOS), yang biasanya lebih menekankan pada aspek kedisiplinan dan pembentukan karakter siswa. MOS sering kali dianggap sebagai kegiatan yang menakutkan, melelahkan, dan menimbulkan perundungan (bullying) oleh senior. MOS juga cenderung bersifat monoton, kaku, dan tidak kreatif.
Berikut adalah beberapa perbedaan antara MPLS sekolah dan MOS:
- MPLS sekolah lebih berfokus pada pengenalan lingkungan sekolah, seperti fasilitas, kurikulum, ekstrakurikuler, guru, dan teman sekelas. MOS lebih berfokus pada pengenalan aturan, tata tertib, dan norma-norma yang berlaku di sekolah.
- MPLS sekolah lebih bersifat edukatif, informatif, dan interaktif. Siswa baru diberikan kesempatan untuk bertanya, berdiskusi, dan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang menarik dan bermanfaat. MOS lebih bersifat instruktif, direktif, dan pasif. Siswa baru hanya diberikan arahan, perintah, dan hukuman tanpa banyak ruang untuk berpendapat atau berekspresi.
- MPLS sekolah lebih menghargai hak dan kewajiban siswa baru sebagai anggota sekolah. Siswa baru diperlakukan dengan hormat, adil, dan ramah oleh senior, guru, dan staf sekolah. MOS lebih mengedepankan otoritas dan hierarki antara senior dan junior. Siswa baru sering kali diperlakukan dengan kasar, tidak adil, dan tidak ramah oleh senior, guru, atau staf sekolah.
- MPLS sekolah lebih mendorong kerjasama, solidaritas, dan kebersamaan antara siswa baru, senior, guru, dan staf sekolah. Siswa baru diajak untuk saling mengenal, membantu, dan mendukung satu sama lain dalam menghadapi tantangan di sekolah. MOS lebih menimbulkan persaingan, konflik, dan permusuhan antara siswa baru, senior, guru, dan staf sekolah. Siswa baru sering kali dijadikan sasaran ejekan, hinaan, atau kekerasan oleh senior, guru, atau staf sekolah.
Dari perbedaan-perbedaan di atas, dapat disimpulkan bahwa MPLS sekolah adalah kegiatan yang lebih positif, menyenangkan, dan bermakna bagi siswa baru daripada MOS. MPLS sekolah dapat membantu siswa baru mengenal lingkungan sekolah dengan baik dan merasa nyaman di sekolah. MPLS sekolah juga dapat meningkatkan motivasi belajar, prestasi akademik, kesejahteraan psikologis, dan keterlibatan sosial siswa baru di sekolah.
Social Media